Kukenal Mbah Sarwi sebagai pedagang sayur di Pasar Minggu. Aku memang sering berbelanja sayur di sana. Usianya mungkin sekitar 60 tahun. Tubuhnya ringkih dibalut kain kebaya. Memang tampak sederhana, karena Mbah Sarwi tidak memiliki perhiasan yang layak untuk dipamerkan. Kalaupun ada yang berharga, hanyalah sepasang anting emas di telinganya. Sementara di tangan kirinya terjuntai dua buah gelang karet berwarna kuning.
Tapi aku sangat menghormatinya karena Mbah Sarwi adalah guruku. Guru yang membukakan mataku tentang sisi lain kehidupan, mengajariku tentang arti kepasrahan kepada Tuhan, juga semangat pantang menyerah.
Pernah aku bertanya, apakah Mbah Sarwi tidak merasa takut bersaing dengan supermarket, hypermarket bahkan pedagang lain yang menjadi saingannya? Beliau hanya menjawab bahwa "rejeki kuwi wis ono sing ngatur, ono dino yo ono upo." (rejeki itu sudah ada yang mengatur, ada hari ya ada rejeki). Sempat sesekali aku berpandangan negative bahwa mungkin sikap beliau adalah cermin sebuah keterbelakangan , moral peasant. Menurut Samuel W. Popkin (?), seorang petani lebih bodoh dari buruh. Sehingga dianalogikan bahwa petani akan berteriak adanya banjir apabila air telah mencapai leher. Dan Mbah Sarwipun mungkin baru akan menyadari kekeliruannya setelah modalnya habis dan bangkrut.
Akan tetapi sekitar dua tahun aku berlangganan, tidak kutemukan sebuah kemunduran. Bahkan kini Mbah Sarwi bisa membeli sebuah timbangan. Biasanya beliau meminjam timbangan dari pedagang sayur di sampingnya. Beliau juga bercerita bahwa beliau baru saja menjenguk keluarganya di Madiun, karena cucunya dikhitan. Dan beliau bersyukur karena Tuhan terus memberikan berbagai kebahagiaan di penghujung usianya.
Kepasrahannya kepada Tuhan menunjukkan betapa hukum Tuhan memanglah misteri.
Di sore itu beliau berkata,"Kahanane urip iki tansah gilir gumanti. Bungah susah iku lumrah, kabeh uwong ngalami. Manungso ora kuwoso, isane mung ngrencana. Wajib usaha lan donga, Pangeran kang nentokno."
(Keadaan hidup ini silih berganti. Susah senang itu biasa, semua orang mengalami. Manusia tidak kuasa, hanya bisa berencana. Wajib usaha dan doa, Pangeran yang menentukannya)
Sabtu, 17 Desember 2011
Minggu, 11 Desember 2011
RECRUITMENT ALFAMART: Branch Bekasi
RECRUITMENT ALFAMART: Branch Bekasi: ** klik pada gambar untuk memperbesar Powered By Alfamart Career
Kamis, 13 Oktober 2011
GEHOL GAUL: Blog Galery
GEHOL GAUL: Blog Galery: G. Geulis dan Patahunan
G. Geulis dan Cigunung
Persawahan Gehol
Persawahan Gehol
G. Slamet dari Gehol
...
G. Geulis dan Cigunung
Persawahan Gehol
Persawahan Gehol
G. Slamet dari Gehol
...
Senin, 03 Oktober 2011
Nilai Manusia Di Sisi Alloh
Seorang kakek berkata
"Siapa yang mau uang Rp. 50.000?"
Semua orang serempak mengacungkan tangan dan berharap
"Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian melihat ini dulu"
Si kakek lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh
Kakek kembali bertanya
"Siapa yang masih mau dengan uang lusuh ini"
Semua orang masih tetap bersemangat mengacungkan tangan
"Tapi, kalau kakek injak bagaimana?"
Lalu kakek itu menginjaknya dengan sepatu hingga kotor
Dan kakek kembali bertanya
"Siapa yang masih mau ang ini?"
Tetap saja, semua orang mengacungkan tangan
***************
Dalam hidup ini, seringkali kita merasa lusuh, kotor, tidak berguna, terinjak dan diacuhkan oleh keluarga, teman bahkan lingkungan kita
Namun apapun yang terjadi kita tidak akan pernah kehilangan 'nilai' kita di mata Alloh
Bagi-Nya, lusuh, kotor, terinjak selalu ada ampunan dan maaf
Nilai tidak timbul dari apa yang kita sandang
Nilai akan dilihat dari akhlak kita
Seberapapn kita diinjak oleh ketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan kalau kita tetap konsisten menjaga akhlak kita
Akhlak adalah bunga kehidupan
Dengan akhlak, rasa sayang dan senang akan selalu mengikuti kita
Orang yang banyak harta, cakep atau berpangkat tinggi tidak ada nilainya jika tidak berakhlak
Seperti uang si kakek tadi
Sekotor apapun uang itu, tapi tidak mengurangi nilainya yaitu Rp. 50.000
"Siapa yang mau uang Rp. 50.000?"
Semua orang serempak mengacungkan tangan dan berharap
"Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian melihat ini dulu"
Si kakek lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh
Kakek kembali bertanya
"Siapa yang masih mau dengan uang lusuh ini"
Semua orang masih tetap bersemangat mengacungkan tangan
"Tapi, kalau kakek injak bagaimana?"
Lalu kakek itu menginjaknya dengan sepatu hingga kotor
Dan kakek kembali bertanya
"Siapa yang masih mau ang ini?"
Tetap saja, semua orang mengacungkan tangan
***************
Dalam hidup ini, seringkali kita merasa lusuh, kotor, tidak berguna, terinjak dan diacuhkan oleh keluarga, teman bahkan lingkungan kita
Namun apapun yang terjadi kita tidak akan pernah kehilangan 'nilai' kita di mata Alloh
Bagi-Nya, lusuh, kotor, terinjak selalu ada ampunan dan maaf
Nilai tidak timbul dari apa yang kita sandang
Nilai akan dilihat dari akhlak kita
Seberapapn kita diinjak oleh ketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan kalau kita tetap konsisten menjaga akhlak kita
Akhlak adalah bunga kehidupan
Dengan akhlak, rasa sayang dan senang akan selalu mengikuti kita
Orang yang banyak harta, cakep atau berpangkat tinggi tidak ada nilainya jika tidak berakhlak
Seperti uang si kakek tadi
Sekotor apapun uang itu, tapi tidak mengurangi nilainya yaitu Rp. 50.000
Alloh Maha Adil
Dalam hati seorang Pemuda, Ia berkata "Alloh tidak adil. Kenapa pohon semangka yang kecil, buahnya besar. Tapi pohon beringin yang besar, buahnya kecil?".
Pemuda itupun sejenak berfikir sambil berteduh di bawah pohon beringin.
Waktu berlalu, Pemuda itupun tertidur.
Tiba-tiba Ia terbangun karena buah dari pohon beringin jatuh tepat mengenai hidungnya.
Seketika Pemuda itu berkata "Astagfirullohaladzim. Alloh SWT sungguh Maha Adil. Coba kalau pohon beringin yang besar buahnya besar, bisa remuk hidung aku".
Pemuda itupun sejenak berfikir sambil berteduh di bawah pohon beringin.
Waktu berlalu, Pemuda itupun tertidur.
Tiba-tiba Ia terbangun karena buah dari pohon beringin jatuh tepat mengenai hidungnya.
Seketika Pemuda itu berkata "Astagfirullohaladzim. Alloh SWT sungguh Maha Adil. Coba kalau pohon beringin yang besar buahnya besar, bisa remuk hidung aku".
Jumat, 30 September 2011
Teori PRODUKTIVITAS
Apa itu PRODUKTIVITAS?
PRODUKTIVITAS adalah
Suatu SIKAP MENTAL yang selalu mempunyai PANDANGAN bahwa MUTU KEHIDUPAN hari INI harus lebih baik dari hari KEMARIN, dan hari ESOK harus lebih baik dari hari INI
Note:
-SIKAP MENTAL adalah semangat/jiwa/attitude yang ada pada diri kita
-PANDANGAN adalah VISI, sasaran, target
-MUTU adalah kualitas (rencana, pelaksanaan dan hasil)
-KEHIDUPAN adalah kondisi dimana anda berada, dimana anda melakkan aktivitas
Apa itu VISI?
VISI adalah
Sesuatu yang ingin dicapai ('jangka panjang')
Apa itu MISI?
MISI adalah
Sesuatu yang memberikan dorongan bagi setiap pelaku/pelaksana untuk bertindak
Berharap:
Mulai bulan ini, mulai minggu ini, mulai hari ini, dan bulan-bulan berikutnya, minggu-minggu berikutnya, hari-hari berikutnya
Analisa, pilih, rencanakan dan komit terhadap apa yang sudah anda putuskan
Rencanakan dan bertanggungjawablah terhadap hasil yang sudah anda peroleh
Dan jangan merasa aman dalam setiap kali anda mencapai hasil positif
Karena rasa aman sesungguhnya adalah MUSUH
Dan jangan merasa kurang karena rasa kurang akan menjadi TEMAN
sehingga anda akan menikmati kekurangan itu
Pola fikir yang diharapkan:
'Berusaha untuk selalu lebih baik' itu lebih baik daripada 'sekali menjadi yang terbaik'
Belajarlah untuk menjadikan
SEMUA adalah MASALAH
SEMUA adalah PERSOALAN saya
PRODUKTIVITAS adalah
Suatu SIKAP MENTAL yang selalu mempunyai PANDANGAN bahwa MUTU KEHIDUPAN hari INI harus lebih baik dari hari KEMARIN, dan hari ESOK harus lebih baik dari hari INI
Note:
-SIKAP MENTAL adalah semangat/jiwa/attitude yang ada pada diri kita
-PANDANGAN adalah VISI, sasaran, target
-MUTU adalah kualitas (rencana, pelaksanaan dan hasil)
-KEHIDUPAN adalah kondisi dimana anda berada, dimana anda melakkan aktivitas
Apa itu VISI?
VISI adalah
Sesuatu yang ingin dicapai ('jangka panjang')
Apa itu MISI?
MISI adalah
Sesuatu yang memberikan dorongan bagi setiap pelaku/pelaksana untuk bertindak
Berharap:
Mulai bulan ini, mulai minggu ini, mulai hari ini, dan bulan-bulan berikutnya, minggu-minggu berikutnya, hari-hari berikutnya
Analisa, pilih, rencanakan dan komit terhadap apa yang sudah anda putuskan
Rencanakan dan bertanggungjawablah terhadap hasil yang sudah anda peroleh
Dan jangan merasa aman dalam setiap kali anda mencapai hasil positif
Karena rasa aman sesungguhnya adalah MUSUH
Dan jangan merasa kurang karena rasa kurang akan menjadi TEMAN
sehingga anda akan menikmati kekurangan itu
Pola fikir yang diharapkan:
'Berusaha untuk selalu lebih baik' itu lebih baik daripada 'sekali menjadi yang terbaik'
Belajarlah untuk menjadikan
SEMUA adalah MASALAH
SEMUA adalah PERSOALAN saya
Kamis, 29 September 2011
AKTUALISASI DIRI
Seorang pmuda kryawan sbuah kntor sring mngeluhkn ttg karirnya. Ia mrasakn bhwa stiap kali bkerja tdk mmpu mndpatkn kpuasan. Karirnya sulit naik. Gaji yg didpt tdk ssuai dgn apa yg diharpkn. Karena itu ia pun sring brpindah-pindah tmpat krja. Ia brharap dgn cara itu ia bisa mmperoleh pkerjaan yg mmberiknnya kpuasan, dri segi karir maupun gaji
Stlah skian lma ia brganti pkerjaan bkannya kpuasan yg ia dpt, nmun jstru sring mncul pnyesalan. Stiap kali pindah pkerjaan, ia mrasa mnjumpai bnyk kndala. Dn bgitu sterusnya
Suatu ktika pmuda itu brjumpa dgn kawan lamanya. Kawan lama itu sdah mnduduki posisi direktur muda di sbuah prusahaan. Pmuda itu lntas brtanya bgaimana cara si kawan bisa mmperoleh kdudukn yg tinggi dgn wktu yg rlatif cpat
"Kmu dkat dgn bosmu ya?" tnya pmuda pnasaran
Kawan lamanya itu hnya trsenyum. Ia tahu si pmuda curiga pdanya bhwa posisi saat ini karena fktor koneksi
"Mmang, aku dkat dgn bos aku" jwab kawan itu. "Tpi aku jg dkat dgn smua orang di kntorku. Bhkan sbenarnya aku brhubungan dkat dgn smua orang, baik dri yg paling bwah smpai paling atas. Kmu curiga ya? Aku brnepotisme karena bisa mnduduki posisi tinggi dlam wktu cpat?"
Dgn malu pmuda itu sgera mminta maaf. "Bkan itu maksudku. Aku sbenarnya kagum dgn kmu. Msih seusia aku tapi punya prestasi yg luar biasa shinga bisa jadi direktur muda"
Stelah mnceritakn keadaannya sndiri, si pmuda kmbali brtanya. "Kawan apa sih sbenarnya rhasia sukses kmu?"
Dgn trsenyum bijak si kawan mnjawab. "Ak tdk pnya rahasia apapun. Yg kulakukn adlh mngaktualisasikn diriku atau fokus pd kkuatn yg aku punyai dn brusaha mngurangi klemahn-klemahn yg aku miliki. Itu saja yg ku lkukn. Mudah kn?"
"Mksudmu bgaimana?"
"Aku sbenarnya prnah mngalami hal yg sma dgnmu, mrasa jenuh dgn pkerjaan yg ada dan juga tak bisa naik jbatan. Nmun, suatu ktika aku mnemukn bhwa trnyata aku pnya kmampuan lbih di bdang pmasaran. Mka aku mncoba utk fkus di bdang pmasaran. Aku mnikmati brtemu bnyk orang. Slain itu aku pun mncoba trus blajar utk mngusir kjenuhn. Dn ini lah yg aku dptkn"Seorang pmuda kryawan sbuah kntor sring mngeluhkn ttg karirnya. Ia mrasakn bhwa stiap kali bkerja tdk mmpu mndpatkn kpuasan. Karirnya sulit naik. Gaji yg didpt tdk ssuai dgn apa yg diharpkn. Karena itu ia pun sring brpindah-pindah tmpat krja. Ia brharap dgn cara itu ia bisa mmperoleh pkerjaan yg mmberiknnya kpuasan, dri segi karir maupun gaji
Stlah skian lma ia brganti pkerjaan bkannya kpuasan yg ia dpt, nmun jstru sring mncul pnyesalan. Stiap kali pindah pkerjaan, ia mrasa mnjumpai bnyk kndala. Dn bgitu sterusnya
Suatu ktika pmuda itu brjumpa dgn kawan lamanya. Kawan lama itu sdah mnduduki posisi direktur muda di sbuah prusahaan. Pmuda itu lntas brtanya bgaimana cara si kawan bisa mmperoleh kdudukn yg tinggi dgn wktu yg rlatif cpat
"Kmu dkat dgn bosmu ya?" tnya pmuda pnasaran
Kawan lamanya itu hnya trsenyum. Ia tahu si pmuda curiga pdanya bhwa posisi saat ini karena fktor koneksi
"Mmang, aku dkat dgn bos aku" jwab kawan itu. "Tpi aku jg dkat dgn smua orang di kntorku. Bhkan sbenarnya aku brhubungan dkat dgn smua orang, baik dri yg paling bwah smpai paling atas. Kmu curiga ya? Aku brnepotisme karena bisa mnduduki posisi tinggi dlam wktu cpat?"
Dgn malu pmuda itu sgera mminta maaf. "Bkan itu maksudku. Aku sbenarnya kagum dgn kmu. Msih seusia aku tapi punya prestasi yg luar biasa shinga bisa jadi direktur muda"
Stelah mnceritakn keadaannya sndiri, si pmuda kmbali brtanya. "Kawan apa sih sbenarnya rhasia sukses kmu?"
Dgn trsenyum bijak si kawan mnjawab. "Ak tdk pnya rahasia apapun. Yg kulakukn adlh mngaktualisasikn diriku atau fokus pd kkuatn yg aku punyai dn brusaha mngurangi klemahn-klemahn yg aku miliki. Itu saja yg ku lkukn. Mudah kn?"
"Mksudmu bgaimana?"
"Aku sbenarnya prnah mngalami hal yg sma dgnmu, mrasa jenuh dgn pkerjaan yg ada dan juga tak bisa naik jbatan. Nmun, suatu ktika aku mnemukn bhwa trnyata aku pnya kmampuan lbih di bdang pmasaran. Mka aku mncoba utk fkus di bdang pmasaran. Aku mnikmati brtemu bnyk orang. Slain itu aku pun mncoba trus blajar utk mngusir kjenuhn. Dn ini lah yg aku dptkn"
Stlah skian lma ia brganti pkerjaan bkannya kpuasan yg ia dpt, nmun jstru sring mncul pnyesalan. Stiap kali pindah pkerjaan, ia mrasa mnjumpai bnyk kndala. Dn bgitu sterusnya
Suatu ktika pmuda itu brjumpa dgn kawan lamanya. Kawan lama itu sdah mnduduki posisi direktur muda di sbuah prusahaan. Pmuda itu lntas brtanya bgaimana cara si kawan bisa mmperoleh kdudukn yg tinggi dgn wktu yg rlatif cpat
"Kmu dkat dgn bosmu ya?" tnya pmuda pnasaran
Kawan lamanya itu hnya trsenyum. Ia tahu si pmuda curiga pdanya bhwa posisi saat ini karena fktor koneksi
"Mmang, aku dkat dgn bos aku" jwab kawan itu. "Tpi aku jg dkat dgn smua orang di kntorku. Bhkan sbenarnya aku brhubungan dkat dgn smua orang, baik dri yg paling bwah smpai paling atas. Kmu curiga ya? Aku brnepotisme karena bisa mnduduki posisi tinggi dlam wktu cpat?"
Dgn malu pmuda itu sgera mminta maaf. "Bkan itu maksudku. Aku sbenarnya kagum dgn kmu. Msih seusia aku tapi punya prestasi yg luar biasa shinga bisa jadi direktur muda"
Stelah mnceritakn keadaannya sndiri, si pmuda kmbali brtanya. "Kawan apa sih sbenarnya rhasia sukses kmu?"
Dgn trsenyum bijak si kawan mnjawab. "Ak tdk pnya rahasia apapun. Yg kulakukn adlh mngaktualisasikn diriku atau fokus pd kkuatn yg aku punyai dn brusaha mngurangi klemahn-klemahn yg aku miliki. Itu saja yg ku lkukn. Mudah kn?"
"Mksudmu bgaimana?"
"Aku sbenarnya prnah mngalami hal yg sma dgnmu, mrasa jenuh dgn pkerjaan yg ada dan juga tak bisa naik jbatan. Nmun, suatu ktika aku mnemukn bhwa trnyata aku pnya kmampuan lbih di bdang pmasaran. Mka aku mncoba utk fkus di bdang pmasaran. Aku mnikmati brtemu bnyk orang. Slain itu aku pun mncoba trus blajar utk mngusir kjenuhn. Dn ini lah yg aku dptkn"Seorang pmuda kryawan sbuah kntor sring mngeluhkn ttg karirnya. Ia mrasakn bhwa stiap kali bkerja tdk mmpu mndpatkn kpuasan. Karirnya sulit naik. Gaji yg didpt tdk ssuai dgn apa yg diharpkn. Karena itu ia pun sring brpindah-pindah tmpat krja. Ia brharap dgn cara itu ia bisa mmperoleh pkerjaan yg mmberiknnya kpuasan, dri segi karir maupun gaji
Stlah skian lma ia brganti pkerjaan bkannya kpuasan yg ia dpt, nmun jstru sring mncul pnyesalan. Stiap kali pindah pkerjaan, ia mrasa mnjumpai bnyk kndala. Dn bgitu sterusnya
Suatu ktika pmuda itu brjumpa dgn kawan lamanya. Kawan lama itu sdah mnduduki posisi direktur muda di sbuah prusahaan. Pmuda itu lntas brtanya bgaimana cara si kawan bisa mmperoleh kdudukn yg tinggi dgn wktu yg rlatif cpat
"Kmu dkat dgn bosmu ya?" tnya pmuda pnasaran
Kawan lamanya itu hnya trsenyum. Ia tahu si pmuda curiga pdanya bhwa posisi saat ini karena fktor koneksi
"Mmang, aku dkat dgn bos aku" jwab kawan itu. "Tpi aku jg dkat dgn smua orang di kntorku. Bhkan sbenarnya aku brhubungan dkat dgn smua orang, baik dri yg paling bwah smpai paling atas. Kmu curiga ya? Aku brnepotisme karena bisa mnduduki posisi tinggi dlam wktu cpat?"
Dgn malu pmuda itu sgera mminta maaf. "Bkan itu maksudku. Aku sbenarnya kagum dgn kmu. Msih seusia aku tapi punya prestasi yg luar biasa shinga bisa jadi direktur muda"
Stelah mnceritakn keadaannya sndiri, si pmuda kmbali brtanya. "Kawan apa sih sbenarnya rhasia sukses kmu?"
Dgn trsenyum bijak si kawan mnjawab. "Ak tdk pnya rahasia apapun. Yg kulakukn adlh mngaktualisasikn diriku atau fokus pd kkuatn yg aku punyai dn brusaha mngurangi klemahn-klemahn yg aku miliki. Itu saja yg ku lkukn. Mudah kn?"
"Mksudmu bgaimana?"
"Aku sbenarnya prnah mngalami hal yg sma dgnmu, mrasa jenuh dgn pkerjaan yg ada dan juga tak bisa naik jbatan. Nmun, suatu ktika aku mnemukn bhwa trnyata aku pnya kmampuan lbih di bdang pmasaran. Mka aku mncoba utk fkus di bdang pmasaran. Aku mnikmati brtemu bnyk orang. Slain itu aku pun mncoba trus blajar utk mngusir kjenuhn. Dn ini lah yg aku dptkn"
Rabu, 28 September 2011
Good Morning
Good Morning facebook
Good Morning twitter
Good Morning friendster
Good Morning My Space
Good Morning Bloger
Wilujeung Enjing sadayana
Good Morning twitter
Good Morning friendster
Good Morning My Space
Good Morning Bloger
Wilujeung Enjing sadayana
Kamis, 22 September 2011
Nilai Kehidupan
Alkisah,ada seorang pmuda yg hidup sbatang kara. Pndidikan rndah,hidup dri bkerja sbagai buruh tani milik tuan tanah yg kaya raya. Wlaupun hidupnya sderhana tapi sesungguhnya dia bisa mlewati ksedrhanaan dg baik.
Pda suatu ktika,si pmuda mrasa jauh dg khidupannya. Dia tdk mngerti,utk apa sbenarnya hidup di dunia ini. Stiap hari bkerja di ladang orang dmi ssuap nasi. Hnya skedar mlewati hari utk mnunggu kpn akn mati. Pmuda itu mrasa hampa,ptus asa dn tdk mmiliki arti.
"Dripada tdk tahu hidup utk apa dn hnya mnunggu mati,lbih baik aku mngakhiri sja khidupan ini" ktanya dlm hati. Disiapkannya seutas tali dn dia berniat mnggantung diri di sbatang pohon.
Pohon yg dituju,saat mlihat glagat sperti itu,tiba-tiba mnyela lmbut."Anak muda yg sngat tmpan dn baik hati,tlong jgn mnggantung diri di dhanku yg tlah brumur ini. Sayang bila dia ptah. Pdahal stiap pagi ada bnyak burung yg hinggap di situ,brnyanyi riang utk mnghibur siapapun yg brada di skitar sini"
Dg brsungut-sungut,si pmuda prgi mlanjutkan mmilih pohon yg lain,tdk jauh dri situ. Saat brsiap-siap,kmbali trdengar suara lirih si pohon."Hai anak muda,lihat di atas sini,ada sarang tawon yg sdang dikrjakan oleh bgitu bnyak lebah dg tkun dn rajin. Jka kmu mau bunuh diri,slahkan pndah ke tmpt lain. Ksihanilah lebah dn mnusia yg tlah bkerja kras ttapi tdk dpt mnikmati hsilnya"
Skali lagi,tnpa mnjawab spatah kata pun,si pmuda brjalan mncari pohon yg lain. Kata yg didengar pun tdk jauh brbeda."Anak muda,krn rindangnya daunku,bnyak dimanfaatkan mnusia dn hewan utk skedar bristirahat atau brteduh di bawah ddaunanku. Tlong jgn mati di sini"
Stelah pohon yg ktiga klinya,si pmuda trmenung dn brfikir."Bhkan sbatang pohonpun bgitu mnghargai khidupan ini. Mreka mnyayangi drinya sndiri agar tdk patah,tdk trusik,dn ttap rindang utk mlindungi alam dn brmanfaat bgi mkhluk lain"
Sgera tmbul ksadaran baru."Aku mnusia,msih muda,kuat dn sehat. Tdk pntas aku mlenyapkan khidupanku sndiri. Mlai skrng aku hrus pnya cita-cita dn akn bkerja dg baik agr brmanfaat bg mkhluk lain"
Pda suatu ktika,si pmuda mrasa jauh dg khidupannya. Dia tdk mngerti,utk apa sbenarnya hidup di dunia ini. Stiap hari bkerja di ladang orang dmi ssuap nasi. Hnya skedar mlewati hari utk mnunggu kpn akn mati. Pmuda itu mrasa hampa,ptus asa dn tdk mmiliki arti.
"Dripada tdk tahu hidup utk apa dn hnya mnunggu mati,lbih baik aku mngakhiri sja khidupan ini" ktanya dlm hati. Disiapkannya seutas tali dn dia berniat mnggantung diri di sbatang pohon.
Pohon yg dituju,saat mlihat glagat sperti itu,tiba-tiba mnyela lmbut."Anak muda yg sngat tmpan dn baik hati,tlong jgn mnggantung diri di dhanku yg tlah brumur ini. Sayang bila dia ptah. Pdahal stiap pagi ada bnyak burung yg hinggap di situ,brnyanyi riang utk mnghibur siapapun yg brada di skitar sini"
Dg brsungut-sungut,si pmuda prgi mlanjutkan mmilih pohon yg lain,tdk jauh dri situ. Saat brsiap-siap,kmbali trdengar suara lirih si pohon."Hai anak muda,lihat di atas sini,ada sarang tawon yg sdang dikrjakan oleh bgitu bnyak lebah dg tkun dn rajin. Jka kmu mau bunuh diri,slahkan pndah ke tmpt lain. Ksihanilah lebah dn mnusia yg tlah bkerja kras ttapi tdk dpt mnikmati hsilnya"
Skali lagi,tnpa mnjawab spatah kata pun,si pmuda brjalan mncari pohon yg lain. Kata yg didengar pun tdk jauh brbeda."Anak muda,krn rindangnya daunku,bnyak dimanfaatkan mnusia dn hewan utk skedar bristirahat atau brteduh di bawah ddaunanku. Tlong jgn mati di sini"
Stelah pohon yg ktiga klinya,si pmuda trmenung dn brfikir."Bhkan sbatang pohonpun bgitu mnghargai khidupan ini. Mreka mnyayangi drinya sndiri agar tdk patah,tdk trusik,dn ttap rindang utk mlindungi alam dn brmanfaat bgi mkhluk lain"
Sgera tmbul ksadaran baru."Aku mnusia,msih muda,kuat dn sehat. Tdk pntas aku mlenyapkan khidupanku sndiri. Mlai skrng aku hrus pnya cita-cita dn akn bkerja dg baik agr brmanfaat bg mkhluk lain"
Rabu, 21 September 2011
GEHOL : sedikit penjelasan tentang gehol
GEHOL
"Generasi Hobi Olahraga"
itulah nama sebenarnya
lahir sekitar tahun 80-an oleh pemuda-pemudi Desa Sindangwangi khususnya Dukuh Jetak
nama 'GEHOL' dipakai untuk kesebelasan Sepak bola Desa Sindangwangi
karena pada masa itu olahraga terpavorit adalah sepakbola
pada perjalananya kesebelasan GEHOL sudah hingar bingar di pertandingan-pertandingan antar Desa se Kecamatan Bantarkawung
prestasi?
sayangnya belum ada prestasi yang bisa dibanggakan
hingga pada pertengahan 90-an jarang diadakan pertandingan-pertandingan antar Desa
dikarenakan sering terjadinya kerusuhan antar Desa karena tidak terima timnya kalah
atau bahkan ada dendam masa lalu
hingga tragisnya
di luar Desa Sindangwangi
nama 'GEHOL' dikenal sebagai perkumpulan pemuda-pemudi asal Desa Sindangwangi
nama 'GEHOL' sebagai induk persatuan olahraga Desa Sindangwangi pun hilang
masuknya 'hobi' baru seperti Badminton (bulu tangkis)
serta ditunjang fasilitas yang memadai
banyak pemuda yang lebih memilih Badminton sebagai sarana 'memeras keringat' untuk menjaga badan tetap bugar
faktor jarak ke 'arena' pun menjadi salah satu faktornya
hingga lahirlah turnamen-turnamen Badminton antar klub (antar RT maksudnya)
sayangnya
nama 'GEHOL' tidak terdengar di ajang ini
nama 'GEHOL' baru terdengar lagi pada tahun 2010-an
digunakan sebagai 'komunitas' pemuda-pemudi Desa Sindangwangi dimanapun berada
dignakan sebagai penggerak pemuda-pemudi untuk memajukan Desa Sindangwangi khususnya Dukuh Jetak
namun dalam perjalanannya GEHOL COMUNITY digunakan sebagai ajang untuk mencari celah untuk masuk ke pemerintahan
mengungkap segala kelemahan pemerintah, segala kecurangan pemerintah, bahkan mungkin akan mengulingkan pemerintah yang sekarang berkuasa
tanpa koordinasi yang jelas
banyak anggotanya yang tidak tahu apa 'GEHOL' itu sebenarnya
sangat disayangkan
nama 'GEHOL' yang seharusnya digunakan di bidang olahraga
kini digunakan sebagai alat untuk menggerakkan pemuda-pemudi yang belum tentu jelas arahnya
akankah kita ters begini?
"Generasi Hobi Olahraga"
itulah nama sebenarnya
lahir sekitar tahun 80-an oleh pemuda-pemudi Desa Sindangwangi khususnya Dukuh Jetak
nama 'GEHOL' dipakai untuk kesebelasan Sepak bola Desa Sindangwangi
karena pada masa itu olahraga terpavorit adalah sepakbola
pada perjalananya kesebelasan GEHOL sudah hingar bingar di pertandingan-pertandingan antar Desa se Kecamatan Bantarkawung
prestasi?
sayangnya belum ada prestasi yang bisa dibanggakan
hingga pada pertengahan 90-an jarang diadakan pertandingan-pertandingan antar Desa
dikarenakan sering terjadinya kerusuhan antar Desa karena tidak terima timnya kalah
atau bahkan ada dendam masa lalu
hingga tragisnya
di luar Desa Sindangwangi
nama 'GEHOL' dikenal sebagai perkumpulan pemuda-pemudi asal Desa Sindangwangi
nama 'GEHOL' sebagai induk persatuan olahraga Desa Sindangwangi pun hilang
masuknya 'hobi' baru seperti Badminton (bulu tangkis)
serta ditunjang fasilitas yang memadai
banyak pemuda yang lebih memilih Badminton sebagai sarana 'memeras keringat' untuk menjaga badan tetap bugar
faktor jarak ke 'arena' pun menjadi salah satu faktornya
hingga lahirlah turnamen-turnamen Badminton antar klub (antar RT maksudnya)
sayangnya
nama 'GEHOL' tidak terdengar di ajang ini
nama 'GEHOL' baru terdengar lagi pada tahun 2010-an
digunakan sebagai 'komunitas' pemuda-pemudi Desa Sindangwangi dimanapun berada
dignakan sebagai penggerak pemuda-pemudi untuk memajukan Desa Sindangwangi khususnya Dukuh Jetak
namun dalam perjalanannya GEHOL COMUNITY digunakan sebagai ajang untuk mencari celah untuk masuk ke pemerintahan
mengungkap segala kelemahan pemerintah, segala kecurangan pemerintah, bahkan mungkin akan mengulingkan pemerintah yang sekarang berkuasa
tanpa koordinasi yang jelas
banyak anggotanya yang tidak tahu apa 'GEHOL' itu sebenarnya
sangat disayangkan
nama 'GEHOL' yang seharusnya digunakan di bidang olahraga
kini digunakan sebagai alat untuk menggerakkan pemuda-pemudi yang belum tentu jelas arahnya
akankah kita ters begini?
Selasa, 20 September 2011
Langganan:
Komentar (Atom)
